Ketawa itu anugerah Tuhan, melegakan jiwa, sehingga menjadi pengobatan paling murah. Bahan tertawaan dikemas oleh sensitiftas budaya. Ada bangsa yang suka mentertawa kan suku, jenis kelamin. Ada juga masyarakat yang ?tertawa intelek? karena subyek ketawanya harus dicerna otak lebih dahulu. Pada hampir semua kesempatan, ketawa umumnya dilakukan bersama orang lain.
Subyek ketawa belakangan disebut humor. Namun kehidupan seringkali ?kering? oleh sumber humor. Manakala era ?kekeringan? itu semakin intensif, pada saat yang sama banyak penyakit menjangkit. Ditandai dengan stress yang mengurangi subyek ketawa. Individualitas yang mengurangi teman tertawa. Humor yang menyempit sehingga sumber ketawa menyusut kecuali hal-hal yang sebetulnya ?menyakitkan? seperti mentertawakan orang lain.
Alinea diatas terjadi masa kini. Tumbuhkan inisiatif penelitian. Ternyata banyak kelenjar tubuh distimulir ketawa. Otot muka mengawet mudakan Anda oleh sebab ketawa. Paru menghirup udara lebih banyak karena ha-ha-ha. Lever melumat toksin ketika he-he-he. Ketawa jadi fungsional. Jadi jangan menunggu humor tertentu, atau oleh teman tertentu, dan sebab tertentu. Ketawa itu perlu, maka tertawalah.
Jika tidak ada tempat lain untuk tertawa terjadwal, maka jadwalkan bersama Fresh Mind Indonesia